ayoo gabung,,,

ayoo gabung,,,

Minggu, 08 April 2012

Tugas 4


Kesadaran Berbahasa
Bahasa muncul dari ujaran orang seorang. Bahasa merupakan hasil aktifitas manusia. Maju mundurnya suatu bahasa bergantung pada tiap pemakai bahasa. Oleh karena itu, kita wajib meneropong kesadaran manusia agar media komunikasi itu terarah dan terhina meskipun kepunahan suatu bahasa boleh saja terjadi.
Kesadaran berbahasa adalah sikap seseorang baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama bertanggung jawab sehingga menimbulkan rasa memiliki bahasa dengan demikian ia berkemauan untuk ikut membina dan mengembangkan bahasa.
Adapun cirri-ciri orang berkesadaran berbahasa, yaitu:
·         Sikap terhadap bahasa dan berbahasa
·         Tanggung jawab terhadap bahasa dan berbahasa
·         Rasa ikut memiliki bahasa
·         Berkemauan membina dan mengembangkan bahasa
Tiap orang harus disadarkan untuk bertanggung jawab terhadap bahasa ibunya dan bahasa nasional. Cirri orang yang bertanggung jawab terhadap suatu bahasa yaitu:
·         Selalu berhati-hati menggunakan bahasa
·         Tidak merasa senang melihat orang yang menggunakan bahasa secara serampangan
·         Memperingatkan pemakai bahasa kalau ternyata ia membuat kekeliruan.
·         Tertarik perhatiannya kalau orang menjelaskan hal yang berhubungan dengan bahasa.
·         Dapat mengoreksi pemakaian bahasa orang lain.
·         Berusaha menambah pengetahuan tentang bahasa tersebut.
·         Bertanya kepada ahlinya kalau menghadapipersoalan bahasa.
Harimurti Kridalaksana (1978 : 98) mengatakan bahwa BI dipergunakan untuk keperluan-keperluan resmi, yaitu dalam:
1.      Komunikasi resmi
2.      Wacana ilmiah
3.      Khotbah, ceramah dan kuliah
4.      Bercakap-cakap dengan orang yang dihormati
Sikap terhadap bahasa dan berbahasa dapat diihat dari dua segi, yakni:
a.       Sikap positif
b.      Sikap negatif
Sikap positif terhadap bahasa lebih banyak kita lihat dari pelaksanaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari oleh pemakai bahasa. Sikap positif terhadap bahasa dan berbahasa juga terlihat pada penampilan seseorang ketika dia menggunakan bahasa.
Perasaan memiliki bahasa menimbulkan tanggung jawab dan kegiatan untuk membina bahasa baik melalui kegiatan pribadi dan kegiatan kelompok. Partisipasi dalam pembinaan bahasa terbagi menjadi dua, yaitu:
1.      Partisipasi informal, yaitu sikap saat kita menggunakan bahasa terutama pemakaian bahasa yang tertib
2.      Partisipasi formal, yaitu partisipasi secara aktif.
Tentu tidak semua pengguna bahasa diharakan berpartisipasi secara formal. Yang diharapkan minimal kita berpartisipasi secara informal. Dngan penuh kesaaran, kita menggunakan bahasa secara tertib. Memang berat, namun jika kita sebagai pengguna bahasa telah menyadari perlunya pembinaan suatu bahasa, maka usaha apapun yang akan dijadikan pasti akan berhasil


Tidak ada komentar:

Posting Komentar